Bagaimanakah cara mengecek dioda ? apakah masih berfungsi ataukah sudah rusak? Dioda yakni salah satu komponen Elektronika yang terbuat dari materi semikonduktor yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. maka dari itu Dioda sering dipergunakan sebagai penyearah dalam Rangkaian Elektronika. Dioda pada umumnya mempunyai 2 Elektroda (terminal) yaitu Anoda (+) dan Katoda (-) dan mempunyai prinsip kerja yang menurut teknologi pertemuan p-n semikonduktor yaitu sanggup mengalirkan arus dari sisi tipe-p (Anoda) menuju ke sisi tipe-n (Katoda) tetapi tidak sanggup mengalirkan arus ke arah sebaliknya.
![]() |
| gambar simbol dioda (positip/anoda dan negatif/katoda) |
Cara Mengecek Dioda dengan Multimeter/Multitester/Avometer Analog
- Putar saklar selector pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x100
- Kemudian kita balik, tempelkan ujung pencolok merah pada kaki katoda(-) dan yang hitam pada kaki anoda(+), alhasil pada multimeter jarum HARUS ERGERAK, jikalau jarum tidak bergerak maka berarti dioda rusak atau mati (lihat gambar 1A dibawah)
- Setelah itu tempelkan ujung pencolok merah pada kaki anoda(+) dan yang hitam pada kaki katoda(-), alhasil pada multimeter jarum TIDAK BERGERAK, jikalau jarum bergerak maka kemungkinan dioda telah rusak atau mati (lihat gambar 1B dibawah)
Cara Mengecek Dioda dengan Multimeter/Multitester/Avometer Digital
- Putar Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω)
- Hubungkan atau tempelkan pencolok/Probe warna Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang (-)), sedangkan pencolok/Probe warna merah pada Terminal Anoda. (+) (lihat gambar 2A dibawah)
- Baca hasil pengukuran pada LCD/Display Multimeter
- Lcd/display harus pertanda nilai tertentu (Misalnya 0.64MOhm)
- Balikan Probe Hitam ke Terminal Anoda (+) dan Probe Merah ke Katoda (-) (lihat gambar 2A dibawah)
- Baca hasil pengukuran di Display Multimeter
- Nilai Resistansinya yakni Infinity (tak terhingga) atau Open Circuit.
- **Jika terdapat Nilai tertentu, maka Dioda tersebut kemungkinan sudah mati atau rusak.
Dioda sendiri ada banyak macamnya baik dari segi bentuk maupun fungsinya, ada yang namanya dioda zener, dioda bridge, dioda kuprok, dioda rectifier, dioda kotak, dioda kaki tiga, dioda alternator, dioda smd, dioda LED, dan sebagainya



0 komentar:
Posting Komentar