Jumat, 04 Mei 2018

Definisi Artikel, Pergeseran Makna Dan Kesalahpahaman

Saat sedang browsing di Google, saya menemukan postingan dengan judul yang menarik, yaitu Perbedaan Postingan dengan Tulisan dan Artikel. Saya pun membaca goresan pena tersebut hingga selesai. Inti yang saya tangkap ialah bahwa postingan sanggup saja berupa artikel, tapi tidak semua postingan sanggup disebut artikel. Artikel ialah sebuah karya ilmiah dengan sajian populer.

Setelah selesai membaca postingan tersebut, saya segera membuka aplikasi KBBI di HP dan mencari definisi "artikel".
Menurut KBBI tersebut, artikel ialah karya tulis lengkap, misal laporan gosip atau esai dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya.

Ternyata definisi dari KBBI maksudnya kurang lebih dengan apa yang tertulis pada postingan di blogernas tersebut. Dengan kata lain, sanggup jadi pemahaman saya ihwal kata "Artikel" selama ini salah.

Namun hal tersebut tidak menciptakan saya berkecil hati. Toh, meski goresan pena di sebuah blog tidak semuanya sanggup disebut artikel, tidak mengurangi atau menambah manfaat dari masing-masing goresan pena tersebut. Artikel hanyalah sebuah kata atau sebutan. Itulah kesimpulan yang saya ambil waktu itu.

Review Artikel

Pendapat tersebut tidak bertahan usang di benak saya. Saya teringat dulu pernah ditanya oleh seorang sobat yang mahasiswa. Dia menerima kiprah dari dosen untuk menulis review sebuah artikel dengan topik tertentu.

Dia pun memperlihatkan sebuah goresan pena dari blog dan bertanya pada saya, apakah goresan pena tersebut ialah artikel. Apa daya, saya ialah seorang blogger yang kurang ilmunya. Saya pun mengatakan, ya, itu ialah artikel.

Jika merujuk kepada definisi Artikel menyerupai yang tercantum di KBBI, tentu maksud dosen tersebut ialah sebuah karya tulis utuh. Bukan sekedar goresan pena seorang blogger yang tidak terperinci siapa penulisnya, dengan paparan yang tidak lengkap.

Mengingat kejadian tersebut menciptakan saya merasa bersalah. Betapa saya telah menyesatkan seseorang alasannya kebodohan saya.

Saya pun teringat, dulu saat masih mahasiswa, dosen selalu mengingatkan untuk mengambil referensi dari sumber terpercaya. Sumber dari blog haram hukumnya. Saya kadang terpaksa membaca artikel berbahasa Inggris. Kesannya lebih sanggup dipercaya.

Karena mencari jurnal memang tidak mudah, biasanya saya hanya mengambil referensi berupa artikel. Tapi artikel mereka memang berbeda. Ada nama pengarangnya, lengkap dengan gelarnya, isi artikelnya pun panjang sekali menyerupai karya ilmiah saja. Di dalamnya terdapat latar belakang, isi hingga kesimpulan.

Mungkin ini yang dimaksud artikel oleh dosen. Karenanya, saya pun tidak diprotes saat mencantumkannya di dalam daftar pustaka.

Ah, kejadian tersebut sudah lama. Teringat kembali alasannya sebuah kata, Artikel.

Menulis Artikel

Pernah juga seorang siswa bertanya kepada saya, alasannya kebetulan beliau tahu saya suka menulis. Karya tulis apa yang telah saya buat. Selain skripsi, saya katakan belum menulis karya tulis, hanya artikel.

Padahal jikalau berdasarkan definisi di atas, sudahkah saya benar-benar menciptakan artikel. Entah kenapa saya menjadi tidak yakin.

Ketika berbicara sesama blogger, maka yang dimaksud dengan artikel ialah setiap goresan pena di blog. Terlepas dari apakah pengertian tersebut benar atau salah, selama objek yang dimaksudkan dalam pembicaraan ialah sama, maka tidak ada masalah. Toh, fungsi utama dari bahasa ialah biar sama-sama mengerti.

Namun, saat sebuah kata dilemparkan ke dalam lingkungan yang lebih luas dan umum, maka definisi sebenarnyalah yang harus digunakan. Jika tidak, maka kesalahpahaman menyerupai yang saya alami akan sulit dihindari.

Dalam menulis di blog ini sendiri, saya sering manggunakan kata artikel. Maka kata artikel yang saya maksud disini, bukanlah karya ilmiah, melainkan goresan pena di blog.

Apakah saya sudah melaksanakan kesalahan besar dengan menyebutnya sebagai artikel selama ini. Sepertinya tidak juga. Lagi pula, sanggup jadi definisi Artikel sudah bergeser, berubah, atau meluas. Itu ialah sesuatu yang sering terjadi dalam penggunaan kata.

 saya menemukan postingan dengan judul yang menarik Definisi ARTIKEL, Pergeseran Makna dan Kesalahpahaman

Article is . . . 

Bahkan jikalau melihat definisi kata aslinya, Article, berdasarkan kamus saku Oxford ialah piece of writing in a newspaper. Sedangkan koran, isinya sanggup apa saja, dan biasanya semua disebut artikel.

Adapun berdasarkan Blogernas, goresan pena di blog disebut dengan Postingan. Padahal postingan sendiri berasal dari Bahasa Inggris, post yang artinya "mengirim" kemudian ditambah ing. Kemudian ditambah akhiran Indonesia -an. Jika melihat di KBBI yang saya punya, kata ini bahkan belum ada. Namun secara makna sanggup disebut "kiriman".

Maka berdasarkan saya, yang terpenting dalam penggunaan kata ialah bagaimana penulis sanggup menulis sesuatu yang sanggup dipahami pembaca dan bagaimana pembaca memahami maksud yang ingin disampaikan penulis biar tidak terjadi kesalahpahaman.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Definisi Artikel, Pergeseran Makna Dan Kesalahpahaman

0 komentar:

Posting Komentar